Sunday, October 17

Deretan Kepala Daerah Saat Ini yang Berasal dari Generasi Milenial

Pilkada yang diadakan secara serentak pada tahun 2020 kemarin, disi oleh beberapa calon kepala daerah yang berasal dari kalangan generasi milenial. Seorang pemimpin milenial akan dipilih apabila dapat mengerti keinginan dari anak muda. Maka dari itu siapa saja generasi milenial yang menjadi calon kepala daerah? Berikut penjelasannya.

1. Pilar Saga Ichsan

Pilar Saga Ichsan adalah calon wali kota tangerang selatan yang mana keponakan dari wali kota tangerang selatan itu sendiri yaitu Airin Rachmi Diany. Yang lahir pada tanggal 14 Mei 1991 di kota bandung, jawa barat. Pada usianya yang masih berumur 29 tahun, Pilar Saga Ichsan merupakan seorang arsitek, pengusaha serta politisi di indonesia. Yang mana merupakan anak dari Bupati Serang yang bernama Ratu Tatu Chasanah.

Pada pilkada di tangerang selatan tahun 2020, ia mencalonkan diri menjadi wakil wali kota yang mendampingi Benyamin Davnie di partai Golkar atau partai Golongan Karya. Pilar Saga Ichsan merupakan anak sulung yang memiliki saudara bernama Adam Sulaiman Al-Hasani dan juga Kamila Ratu Chaidir.  Ibu Pilar Saga Ichsan merupakan seorang birokrat dengan jabatan sebagai Bupati di kota Serang.

Ia juga sering aktif ke dalam berbagai macam organisasi yang ada di Banten. Seperti halnya dalam karang taruna, angkatan muda partai golongan karya, klub sepak bola dan lainnya. Dan juga sempat menjadi suatu pimpinan pada beberapa organisasi yaitu Bendahara Umum DPP MAPANCAS serta DPP Persatuan Pendekar Persilatan dan Seni Budaya Banten Indonesia sebagai Ketua Harian.

2. Gibran Rakabuming

Lahir pada tanggal 1 oktober 1987 di kota solo, yang mana pada saat ini Gibran Rakabuming masih berusia 33 tahun. Dimana namanya sudah terkenal di kalangan dunia bisnis yang mana merupakan seorang pengusaha yang ada di indonesi semenjak pada desember tahun 2010, yang mana membuka suatu usaha katering yang memiliki nama yaitu Chilli Pari.

Gibran Rakabuming juga adalah pendiri dari perusahaan kuliner martabak yang bernama Markobar. Gibran sendiri merupakan putra sulung dari Presiden yaitu Joko Widodo. Gibran menetap di solo sejak masih belia, akan tetapi saat ia SMP atau Sekolah Menengah Pertama pindah ke negara Singapura agar dapat melanjutkan sekolah tingkat SMA atau Sekolah Mengenah Atas di tahun 2002 di sekolah Orchid Park Secondary School di Yishun, Singapura.

Di tahun 2007 Gibran lulus, dan melanjutkan studinya pada suatu program yang bernama Insearch yang ada pada University of Technology Sydney di Australia. Kemudian ia lulus dari universitas tersebut pada tahun 2010, dan menjabat menjadi ketua APJBI atau Asosiasi Perusahaan Jasaboga Indonesia di Kota Solo.

Di tahun 2015 tepatnya pada tanggal 11 Juni, Gibran menikah dengan Selvi Ananda yang mana merupakan mantan putri Solo, dan di tahun selanjutnya istrinya melahirkan anak laki-laki yang diberi nama Jan Ethes Srinarendra dan dikaruniai anak perempuan pada 15 November 2019, yang diberi nama La Lembah Manah.

Gibran Rakabuming mendirikan suatu aplikasi yang bernama Kerjaholic untuk mencari pekerja lepas serta paruh waktu pada 2018 bulan Juni lalu bersama dengan Leonard Hidayat, Michael, Josh Ching, dan juga Daniel Hidayat. Aplikasi kerjaholic merupakan suatu aplikasi yang mana dapat menyambungkan pihak pencari kerja dengan pihak yang tengah mencari pekerja lepas maupun paruh waktu.

3. Rahayu Saraswati

Pada pilkada serentak tahun 2020 kemarin, Rahayu Saraswati yang lahir pada 27 januari 1986, yang sebelumnya merupakan seorang presenter, mencalonkan diri menjadi wakil wali kota Tangerang Selatan yang sebelumnya juga merupakan anggota dari DPR RI Partai Gerindra. Pencalonannya didukung oleh berbagai organisasi seperti, Partai Garuda, Partai Berkarya, Perindo, Nasdem, Hanura, Partai Amanat Nasional, PSI, Gerindra serta PDI Perjuangan.

Disaat ia masih duduke menjadi seorang legislatif, yang mana banyak memperjuangkan hak atas perempuan serta anak dan juga memerangi organisasi perdagangan manusia. Rahayu Saraswati Dhirakanya Djojohadikusumo yang mana nama belakang tersebut berasal dari kakek buyut Rahayu Saraswati, merupakan orang tua dari Begawan Ekonomi Indonesia serta Pendiri dari Bank Negara Indonesia, yaitu Raden Mas Margono Djojohadikoesoemo.

Ia mulai masuk kedalam dunia politik yang didasari dengan dorongan sepupu beserta kakaknya yang telah mengetahui akan keseriusan Rahayu Saraswati dalam memerangi organisasi perdaganan manusia. Yang mana dimulai dengan masuk ke dalam pencalegan pada Partai Gerindra di tahun 2013 yang kemudian diberi tugas ke Dapil Jawa Tengah IV yaitu, Karanganyar, Wonogiri serta Sragen.

Dan juga Rahayu Saraswati memiliki tekad agar tidak menggunakan sistem money politic, yang mana diperkirakan tidak dapat lolos menjadi anggota legislatif. Akan tetapi ia mendapatkan hasil suara sebanyak 47.542 yang kemudian melangkah ke Senayan yang ditempatkan pada Komisi VIII dan memiliki mitra langsung bersama Ministry Of Women Empowerment And Child Protection (Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI).

Dan juga bermitra dengan  Kementerian Agama, Kementerian Sosial serta BNPB ( Badan Nasional Penanggulan Bencana). Selama berada pada legislatif, Rahayu Saraswati turut aktif dalam memperjuangkan RUU PKS ( RUU Penghapusan Kekerasan Seksual).

4. Bobby Nasution

Selain anak presiden yaitu Gibran Rakabuming, ternyata menantu presiden yang bernama Bobby Nasution yang juga mencalonkan diri pada pilkada serentak tahun 2020 merupakan seorang pengusaha yang berumur 33 tahun dimana suami dari Kahiyang Ayu yang mana resmi menikah di tahun 2017 pada tanggal 8 November, dan dikaruniai oleh 2 orang anak.

Bobby Nasution mengawali karirnya pada dunia properti. Bobby Nasution sendiri merupakan anak dari Erwin Nasution yang mana merupakan mantan Direktur Utama dari PT Perkebunan Nusantara dan juga Ade Hanifah Siregar.

Pada tahun 2011 dimana Bobby masih berusia 20 tahun, ia sudah berani untuk menjajal bisnis dalam bisnis properti yang dimulai dari merenovasi rumah yang akan dijual kembali, yang mana berkembang dan terlibat didalam suatu proyek Malioboro City yang berada di Yogyakarta. Pada Tahun 2016 ia menjadi seorang Direktur Marketing di perusahaan yang bernama Takke Group dimana memiliki banyak bangunan yang berada di Jabodetabek.