Friday, January 21

Cara Membuat SKBN Untuk Keperluan Kerja

SKBN atau Surat Keterangan Bebas Narkoba memang masih terdengar asing di masyarakat, namun bagi Anda yang ingin melamar pekerjaan khususnya ke instansi pemerintah surat ini wajib dilampirkan. Karena memang SKBN menjadi salah satu dokumen persyaratan bagi CPNS atau calon pegawai lainnya hingga digunakan untuk masuk PTN. SKBN sama pentingnya dengan SKKB (Surat Keterangan Kelakuan Baik) yang Anda dapatkan dari kepolisian.

Apa itu Surat Keterangan Bebas Narkoba?

Surat keterangan ini memang belum banyak yang mengetahuinya, karena surat ini bukan surat untuk persyaratan umum. Tetapi belakangan beberapa instansi pemerintahan atau BUMN serta swasta akan meminta surat keterangan ini sebagai salah satu syarat seleksi.

Pengertian dari SKBN sendiri adalah surat pernyataan bahwa Anda terbebas dari zat narkotika, adiktif, psikotropika dan lainnya. Ganja, kokain, sabu hingga obat penenang termasuk dalam kategori tersebut, karena itu bila Anda merupakan seorang pasien yang membutuhkan obat penenang sebaiknya menyertakan resep dokter.

Cara mendapatkan SKBN tentunya harus melewati tes laboratorium, untuk mengetahui apakah Anda negatif atau positif narkoba yaitu dengan melalui uji lab darah dan urine yang dilakukan pada puskesmas, rumah sakit atau menggunakan sampe cairan tubuh. Hasil dari pemeriksaan nantinya akan menjadi bukti bila Anda terbebas dari narkoba atau malah positif.

Dimana Bisa Mengurus SKBN

SKBN dapat Anda urus di puskesmas, rumah sakit, kantor BNN (Badan Narkotika Nasional) dan kantor polisi. Biasa nantinya akan diadakan serangkaian uji tes di laboratorium dahulu untuk mengetahui apakah tubuh Anda sehat atau bersih dari narkoba.

Cara Membuat Surat Keterangan Bebas Narkoba

SKBN bisa Anda dapatkan di Rumah Sakit, Puskesmas, Kantor Polisi dan Laboratorium BNN. Biasa bila Anda ingin mengetahui apakah negatif atau positif, maka Anda akan menjalani serangkaian pemeriksaan di tempat-tempat tersebut.

Tesnya bisa dilakukan dengan menggunakan alat yang bernama urine screen plus, alat tersebut memang memiliki fungsi untuk mengetahui apakah di dalam tubuh terdapat zat morphine, amphetamine, methamphetamine, benzodiazepin dan tetrahydrocannabinol.

1. Cara membuat SKBN di Rumah Sakit

Tempat yang paling banyak didatangi untuk mendapatkan SKBN, yaitu rumah sakit. Hanya saja Anda perlu mengetahui bila tidak semua RS mempunyai akses dalam pengurusannya, biasanya yang dapat mengeluarkan SKBN adalah RS Pemerintah.

Anda dapat datang ke Puskesmas, PSUD dan laboratorium terdekat dengan membawa :

  • Dua lembar pas photo berukuran 4 x 6, background photo disesuaikan tahun kelahiran.
  • Biaya untuk tes sebesar Rp 100.000 hingga Rp 500.000. Namun, biasanya bila Anda melakukan pemeriksaan di RSUD akan lebih terjangkau.

Sebelum melakukan tes, Anda akan diminta untuk mengisi formulir yang harus diisi secara lengkap oleh Anda. Bila formulir sudah diisi, kemudian Anda akan diberi sebuah alat untuk melakukan pengetesan.

Bila sampel sudah didapatkan, kemudian akan dites di laboratorium. Waktu yang dibutuhkan kurang lebih 30 menit. Setelahnya Anda akan mengetahui apakah terindikasi positif narkoba atau tidak.

2. Cara membuat SKBN di Kantor Polisi

Selanjutnya adalah membuat di kantor polisi, tahapannya hampir sama dengan dirumah sakit. Biasanya Anda akan diminta untuk mendatangi bagian divisi reserse yang menangani narkoba, syarat yang diminta juga cukup sederhana, yaitu :

  • Dua lembar fotokopi KTP
  • Dua lembar pas photo berukuran 4 x 6
  • Menyiapkan uang pendaftaran sebesar Rp 150.000

Bila semua berkas telah Anda siapkan, dapat langsung mendatangi polres terdekat kemudian melakukan pendaftaran untuk pembuatan SKBN. Setelahnya Anda akan diminta untuk menyerahkan sampel urin.

Nantinya sampel urine tersebut akan diuji, waktu yang dibutuhkan cukup singkat hingga Anda menerima hasilnya. Yaitu kurang lebih 30 menit, bila surat telah selesai nanti akan di cetak dan dilegalisir.

3. Cara membuat SKBN di Kantor BNN

Jika Anda memilih untuk melakukan pemeriksaan di kantor BNN, Anda diharuskan untuk membawa alat tes sendiri dan fotokopi KTP sebanyak dua lembar beserta pas photo. Harga alat tersebut berkisar antara Rp 60.000 hingga Rp 200.000 pada apotik.

Disana Anda juga harus mengisi formulir pendaftaran, kemudian ada pula surat permohonan dan surat yang menjelaskan mengapa Anda meminta pembuatan SKBN. Jika sudah, Anda hanya tinggal mengantri hingga dipanggil oleh petugas untuk melakukan tes urin. Apabila surat telah selesai Anda bisa membawanya pulang.

Sebelum datang ke kantor BNN, pastikan seluruh persyaratan yang diminta telah Anda siapkan. Tujuannya agar Anda tidak harus mondar-mandir selama proses berjalan karena syarat yang kurang lengkap.

Demikianlah penjelasan secara singkat bagaimana cara mendapatkan SKBN atau Surat Keterangan Bebas Narkoba juga yang dimaksud SKBN. Untuk masa berlakunya sendiri, surat ini tidak memiliki batas waktu jadi bisa digunakan berkali-kali. Karena memang SKBN ini tidak sama dengan SKCK yang hanya berlaku selama 6 bulan.