Monday, December 6

6 Dampak yang akan Terjadi Apabila Terlambat Membayar Pinjaman Online

Gempuran digitalisasi membuat masyarakat akan lebih mudah untuk mendapatkan berbagai kemudahan, salah satunya bisa dengan cepat untuk melakukan pinjaman online. Hal ini sangat berbeda dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang mengajukan kredit itu sangat lama dan membutuhkan berbagai persyaratan yang rumit untuk dipenuhi.

Namun, semenjak adanya fintech semua proses yang sangat sulit tersebut bisa dilakukan dengan praktis dan bisa melalui smartphone. Meskipun begitu, pinjol memunculkan berbagai persoalan, salah satu kesalahpahaman yang dilakukan adalah telat membayar, karena berpikir sifatnya online dan tidak ada dampak. Padahal ada resiko loh, apa saja itu?yuk kita bahas. 

Dampak Telat Bayar Pinjol

1. SMS Pengingat 

Apabila pinjaman Anda sudah memasuki masa jatuh tempo, maka peringatan yang paling ringan diberikan oleh pihak perusahaan peminjam adalah mengirimkan sms. Bahkan, pada beberapa P2P memberikan pesan suara sekaligus yang isinya berkaitan dengan peringatan serta penagihan terkait belum dibayarnya hutang yang ada. 

Tapi, ada juga beberapa perusahaan fintech sudah beralih dan fokus pada penagihan melalui whatsapp (WA) yang membuat Anda akan diingatkan terus menerus. Tahapan ini masih tergolong ringan dan jika Anda mengabaikannya akan ada beberapa tindakan lainnya yang mengharuskan Anda untuk bisa melunasi hutang-hutang yang dilakukan. 

2. Melakukan Panggilan Telepon 

Jika proses pengingat SMS atau Whatsapp diabaikan oleh pihak nasabah, maka langkah berikutnya akan ditelpon secara terus menerus. Intensitas teleponnya pun relatif bervariasi dan tergantung dari perusahaan dalam melakukannya. Tujuan panggilan telepon ini untuk mengingatkan kembali jatuh tempo dan harus segera melunasi hutang yang dipinjam. 

Beberapa perusahaan memang masih menggunakan tenaga profesional untuk kebutuhan tersebut, tetapi ada juga perusahaan yang telah mengaplikasikan robot atau otomatis untuk melakukan panggilan itu. Menariknya lagi jika Anda memblokir satu telepon akan ditelepon nomor lainnya, sehingga jika Anda terlambat rasanya tidak nyaman. 

3. Menghubungi Kontak Darurat

Semua panggilan dan SMS dilakukan oleh para debitur tidak kunjung ada jalan tengah, maka siap-siap keluarga atau rekan kerja Anda dihubungi. Tindakan ini dilakukan apabila semua langkah yang dilakukan tidak diindahkan, sehingga membuar para debitur mencari beberapa jalan keluar untuk menyelesaikan hutang yang dilakukan oleh nasabah tersebut. 

Menghubungi pihak terkait atau nomor darurat itu menjadi solusi yang harus diambil, karena tujuannya agar membuat peminjam mempunyai itikad membayar dan malu terhadap permasalahan yang ada. Selain itu juga, ada dampak psikologis yang akan terjadi pada para nasabah, sehingga harus benar-benar diperhatikan dan jangan terlambat melunasinya. 

Apabila Anda mengabaikannya akan ada dampak buruknya, oleh karena itu harus dipahami secara jelas dan jangan sampai Anda menganggap enteng. 

4. Menghubungi Pihak Kantor 

Selanjutnya yang membuat pihak Anda akan tambah lebih malu pihak debitur akan menghubungi kantor tempat Anda bekerja. Biasanya tindakan ini dilakukan jika masih tidak ada itikad untuk melunasi semua hutang yang dipinjam. Sehingga, pihak peminjam akan menghubungi kantor Anda dan tidak hanya satu kali saja, tetapi setiap hari. 

Dengan demikian membuat peminjam merasa malu dan akan tahu sendiri berbagai kesalahan yang telah dilakukannya. Tindakan ini membuat Anda sebagai peminjam rasanya sudah tidak berkutik lagi, karena malu akan keadaan tersebut. Sehingga, apabila Anda masih tahan dan tetap kokoh untuk tidak membayar, seharusnya tindakan ini cukup tertekan. 

5. Melakukan Kunjungan ke Rumah/Kantor 

Semua tindakan telepon tadi tidak mendapatkan respon yang diinginkan, maka para debitur akan datang ke rumah atau kantor secara langsung. Tahapan ini dilakukan apabila peminjam tidak segera melunasi dan hutang yang ada sudah beberapa bulan terlambat dibayarkan, cara yang diambil untuk datang ke tempat peminjam berada untuk penagihan. 

Dampak ini akan terjadi apabila Anda tidak bisa melunasi semua hutang yang dimiliki, pastikan Anda tidak menganggap enteng dan harus segera melunasinya. Meskipun itu dilakukan secara online, maka semua tahapannya tetap sama dengan kredit di bank atau tempat lainnya akan ada tindakan untuk peminjam melunasinya. 

6. Dikenakan Denda

Selain ada telepon dan kunjungan langsung, pihak peminjam juga akan dikenakan denda yang sangat besar dan digabungkan dari pinjaman yang belum dilunasi. Biasanya pihak debitur akan memberikan denda itu mulai dari sehari terlambat membayar hutang yang dipinjam tersebut. Mengenai bunganya sendiri berbeda-beda antara satu fintech dengan lainnya. 

Apabila itu terus berjalan membuat Anda akan terus menambah beban permasalahan, tentunya lebih baik untuk segera melunasinya dan jangan sampai Anda menundanya. Apalagi ingin untuk tidak melunasinya sama sekali. 

Itulah beberapa dampak atau resiko yang akan terjadi apabila Anda terlambat dalam membayar hutang dari pinjaman online. Apabila Anda sudah melakukan pinjaman penting untuk segera melunasinya dan jangan sampai Anda terlambat melunasinya.